Teknik SEO Google Yang Disukai Robot Crawl Engine

Dalam hal pengoptimalan seo pada mesin pencari, sering kali membahas topik mengenai modifikasi kecil pada bagian situs web Anda. Bila dilihat secara terpisah, perubahan ini mungkin tampak seperti perbaikan bertahap, tetapi saat digabungkan dengan pengoptimalan lainnya, mungkin akan terasa pengalaman baru bagi pengguna dan kinerja pada hasil penelusuran organik pada situs Anda. Kemungkinan Anda sudah akrab dengan kebanyakan topik pada panduan ini, karena topik tersebut merupakan bahan penting untuk semua laman web, tetapi Anda mungkin belum menggunakannya secara optimal.

Teknik SEO Google

Berikut ini adalah teknik dasar dalam pengembangan SEO untuk situs Anda, AltDesain akan memberikan sedikit tahapan langkah penting sesuai urutan dan kegunaan pada masing-masing fitur SEO yang dianjurkan oleh Google. Berikut pemaparannya, semoga sedikit memberikan pencerahan bagi Anda.

 

Baca Juga : Perbedaan Cloud Server, VPS dan Web Hosting

 

1. Buat judul laman yang unik & akurat

Deskripsikan konten laman dengan akurat

Pilih judul yang menyampaikan topik konten laman dengan efektif.

Hindari:

  • memilih judul yang tidak berhubungan dengan konten pada laman
  • menggunakan judul yang standar atau kabur seperti “Untitled” atau “New Page 1”

Buat tag judul unik untuk setiap laman

Setiap laman Anda idealnya harus mempunyai tag judul yang unik, yang membantu Google untuk mengetahui perbedaan laman tersebut dengan laman lainnya pada situs Anda.

Hindari:

  • menggunakan satu tag judul pada semua laman atau sekumpulan besar laman situs Anda

Gunakan judul yang singkat namun deskriptif

Judul bisa pendek dan informatif. Jika judul terlalu panjang, Google hanya akan menampilkan sebagian di hasil penelusuran.

Hindari:

  • menggunakan judul yang sangat panjang yang tidak membantu pengguna
  • menyertakan kata kunci yang tidak diperlukan pada tag judul Anda

 

2. Gunakan meta tag “description”

Rangkum konten laman dengan akurat

Tulis deskripsi yang akan menginformasikan dan menarik perhatian pengguna jika mereka melihat meta tag deskripsi Anda sebagai cuplikan dalam hasil penelusuran.

Hindari:

  • menulis meta tag deskripsi yang tidak mempunyai hubungan dengan konten laman
  • menggunakan deskripsi umum seperti “Ini adalah laman web” atau “Laman tentang uang kuno”
  • mengisi deskripsi hanya dengan kata kunci
  • menyalin dan menempel seluruh konten dokumen ke dalam meta tag deskripsi

Gunakan deskripsi unik untuk setiap laman

Memiliki meta tag deskripsi yang berbeda untuk setiap laman membantu pengguna dan Google, khususnya dalam penelusuran yang dapat memunculkan beberapa laman dari domain Anda (misal: penelusuran menggunakan site: operator). Jika situs Anda memiliki ribuan atau bahkan jutaan laman, membuat sendiri meta tag deskripsi kemungkinan tidak bisa dilakukan. Dalam kasus ini, Anda dapat menghasilkan meta tag deskripsi secara otomatis berdasarkan konten tiap laman.

Hindari:

  • menggunakan meta tag deskripsi tunggal di semua laman situs Anda atau di sebagian besar laman

 

3. Tingkatkan struktur URL Anda

Gunakan kata dalam URL

URL dengan kata-kata yang relevan dengan konten dan struktur situs akan lebih bersahabat bagi para pengunjung yang menavigasi situs Anda. Pengunjung lebih mengingat URL tersebut dan mungkin akan lebih tertarik untuk menautkannya.

Hindari:

  • menggunakan URL panjang dengan parameter yang tidak perlu dan ID sesi
  • memilih nama laman umum seperti “page1.html”
  • menggunakan kata kunci berlebihan seperti “uang-kuno-uang-kuno-uangkuno.htm”

Buat struktur direktori yang sederhana

Gunakan struktur direktori yang mengatur konten Anda dengan baik dan mempermudah pengunjung mengetahui tempat mereka berada di situs Anda. Usahakan untuk menggunakan struktur direktori Anda guna mengindikasikan jenis konten yang ditemukan dalam URL tersebut.

Hindari:

  • membuat subdirektori bertingkat yang dalam seperti “…/dir1/dir2/dir3/dir4/dir5/dir6/page.html”
  • menggunakan nama direktori yang tidak berhubungan dengan konten di dalamnya

Berikan satu versi URL untuk menjangkau dokumen

Untuk mencegah pengguna bertaut ke satu versi URL dan pengguna lainnya bertaut ke versi yang berbeda (ini dapat merusak reputasi konten dalam URL), tetaplah fokus untuk menggunakan dan mengacu pada satu URL dalam struktur dan pertautan internal laman Anda. Jika Anda menemukan orang sedang mengakses konten yang sama melalui beberapa URL, menyiapkan pengalihan 301 dari URL yang tidak disukai ke URL dominan adalah solusi yang bagus untuk hal ini. Anda juga dapat menggunakan URL kanonis atau menggunakan elemen tautan rel=”canonical” jika Anda tidak dapat mengalihkan.

Hindari:

  • memiliki laman dari subdomain dan direktori akar yang mengakses konten yang sama – misal: “domain.com/page.htm” dan “sub.domain.com/page.htm”
  • menggunakan kapitalisasi URL yang aneh – banyak pengguna menyukai URL dengan huruf kecil dan mengingatnya dengan lebih baik

 

4. Buatlah situs agar lebih mudah untuk dinavigasi

Buat hierarki mengalir yang natural

Buatlah sesederhana mungkin bagi pengguna untuk membuka konten umum dan konten spesifik yang mereka inginkan dalam situs Anda. Tambahkan laman navigasi jika perlu dan padukan penambahan ini secara efektif ke dalam struktur tautan internal Anda.

Hindari:

  • membuat web tautan navigasi yang rumit, mis. menautkan setiap laman pada situs Anda ke setiap laman lain
  • terlalu bersemangat dalam membedah konten Anda (sehingga memerlukan dua puluh klik)

Banyak menggunakan teks untuk navigasi

Dengan mengontrol sebagian besar navigasi dari laman ke laman pada situs Anda melalui tautan teks akan memudahkan mesin telusur untuk menelusuri dan memahami situs Anda. Banyak pengguna juga menyukai pendekatan ini dibanding lainnya, khususnya untuk perangkat yang mungkin tidak menangani Flash atau JavaScript.

Hindari:

  • memiliki navigasi yang didasarkan sepenuhnya pada menu tarik turun, gambar, atau animasi – kebanyakan, tapi tidak semua, mesin telusur dapat menemukan tautan-tautan seperti itu pada sebuah situs, tapi jika seorang pengguna dapat membuka semua laman dalam situs lewat tautan teks normal, maka hal ini akan meningkatkan aksesibilitas situs Anda; selengkapnya dalam cara Google menangani file non-teks

Letakkan laman peta situs HTML di situs Anda, dan gunakan file Petasitus XML

Laman peta situs sederhana dengan tautan ke semua laman atau laman yang paling penting ( jika Anda memiliki ratusan atau ribuan laman) di situs Anda dapat berguna. Dengan membuat file Petasitus XML untuk situs Anda membantu menjamin mesin telusur menemukan laman-laman pada situs Anda.

Hindari:

  • membiarkan laman peta situs HTML Anda menjadi usang dengan tautan yang rusak
  • membuat peta situs HTML yang mencantumkan laman-laman begitu saja tanpa mengaturnya, misalnya berdasarkan subjek

Miliki laman 404 yang berguna

Pengguna kadang-kadang membuka laman yang tidak ada dalam situs Anda, baik dengan mengikuti tautan rusak atau mengetik URL yang salah. Dengan memiliki laman 404 khusus yang dapat memandu pengguna untuk kembali ke laman yang benar-benar ada di situs Anda, pengguna akan memperoleh pengalaman pengguna yang jauh lebih baik. Laman 404 Anda mungkin seharusnya memiliki tautan untuk balik ke laman dasar dan juga dapat menyediakan tautan ke konten populer atau konten terkait pada situs Anda. Google menyediakan widget 404 yang dapat Anda lekatkan dalam laman 404 untuk digabungkan secara otomatis dengan banyak fitur berguna. Anda dapat juga menggunakan Perangkat Webmaster Google untuk menemukan sumber URL yang memunculkan pesan kesalahan “tidak ditemukan”.

Hindari:

  • mengizinkan laman 404 Anda diindeks dalam mesin telusur (pastikan webmaster Anda dikonfigurasikan untuk memberi kode status HTTP 404 jika laman yang tidak ada diminta)
  • hanya menyediakan pesan kabur seperti “Tidak ditemukan”, “404”, atau sama sekali tidak ada laman 404
  • menggunakan rancangan untuk laman 404 Anda yang tidak konsisten dengan bagian situs Anda yang lain

 

5. Tawarkan konten dan layanan yang berkualitas

Tulis teks yang mudah terbaca

Pengguna menikmati konten yang ditulis dengan baik dan mudah diikuti.

Hindari:

  • menulis teks yang tidak rapi dengan banyak salah eja dan gramatika
  • menyematkan teks dalam gambar untuk konten tekstual – pengguna mungkin ingin menyalin dan menempel teks dan mesin telusur tidak dapat membacanya

Tetaplah teratur dengan topiknya

Mengatur konten Anda sehingga pengunjung dapat membedakan kapan salah satu konten dimulai dan lainnya diakhiri akan selalu menguntungkan. Membagi konten Anda menjadi potongan atau bagian akan membantu pengguna menemukan konten yang mereka inginkan dengan lebih cepat.

Hindari:

  • membanjiri laman dengan sejumlah besar teks tentang topik yang beragam tanpa paragraf, sub judul, atau pemisahan tampilan

Buat konten yang unik dan segar

Konten baru tidak hanya akan menjaga basis pengunjung Anda untuk tetap kembali, tetapi juga menghasilkan pengunjung baru.

Hindari:

  • mengulangi (atau bahkan menyalin) konten yang ada yang hanya memberi sedikit nilai tambah kepada pengguna
  • memiliki versi duplikat atau hampir duplikat dari konten Anda di seluruh situs Anda – selengkapnya tentang konten duplikat

Buat konten yang diutamakan untuk pengguna Anda, bukan mesin telusur

Merancang situs Anda sesuai dengan kebutuhan pengunjung serta memastikan situs Anda dapat diakses dengan mudah oleh mesin telusur biasanya menghasilkan hasil yang positif.

Hindari:

  • memasukkan kata kunci yang tidak penting yang ditujukan untuk mesin telusur tapi mengganggu atau tidak masuk akal bagi pengguna
  • memasang sekumpulan teks berisi “salah eja yang sering digunakan untuk mencapai laman ini” yang tidak bermanfaat bagi pengguna
  • secara curang menyembunyikan teks dari pengguna, tapi menampilkannya bagi mesin telusur

 

6. Tulis teks tautan yang lebih baik

Pilih teks yang deskriptif

Teks tautan yang Anda gunakan untuk sebuah tautan seharusnya paling tidak memberikan sebuah ide dasar tentang apakah tema laman yang ditautkan.

Hindari:

  • menulis teks tautan yang umum seperti “laman”, “artikel”, atau “klik di sini”
  • menggunakan teks yang tidak sesuai topik atau tidak ada kaitannya dengan konten dari laman yang tertaut
  • menggunakan URL laman sebagai teks tautan dalam kebanyakan kasus – meskipun terdapat penggunaan yang jelas sah atas hal ini, misalnya mempromosikan atau mereferensikan alamat situs web baru

Tulis teks yang ringkas

Usahakan membuat teks yang pendek namun deskriptif, yang biasanya memiliki sedikit kata atau frasa pendek.

Hindari:

  • menulis teks tautan yang panjang, seperti kalimat yang panjang atau paragraf pendek

Format tautan agar mudah dilihat

Mempermudah pengguna membedakan antara teks biasa dan teks tautan dari tautan Anda. Konten Anda menjadi kurang berguna jika pengguna tidak melihat tautan atau tidak sengaja mengekliknya.

Hindari:

  • menggunakan CSS atau pembuat gaya teks yang membuat tautan tampak seperti teks biasa

Pikirkan juga tentang teks tautan untuk tautan internal

Anda mungkin biasanya berpikir tentang penautan yang mengarah ke situs web luar, namun memberi perhatian lebih banyak ke teks tautan untuk tautan internal dapat membantu pengguna dan Google menavigasi situs Anda dengan lebih baik.

Hindari:

  • menggunakan teks tautan yang panjang atau dipenuhi oleh kata kunci yang berlebihan hanya untuk mesin telusur
  • menciptakan tautan yang tidak perlu yang tidak membantu pengguna dalam menavigasi situs

 

7. Optimalkan penggunaan gambar

Gunakan nama file dan alt teks yang singkat namun deskriptif

Seperti banyak bagian laman lain yang ditargetkan untuk pengoptimalan, nama file dan teks alt (untuk bahasa ASCII) paling baik jika pendek namun deskriptif.

Hindari:

  • menggunakan nama file generik seperti “image1.jpg”, “pic.gif”, “1.jpg” jika mungkin—beberapa situs dengan ribuan gambar mungkin memilih untuk mengotomatisasi penamaan gambar
  • menulis nama file yang sangat panjang
  • memasukkan kata kunci ke dalam teks alt atau menyalin dan menempelkan seluruh kalimat

Berikan teks alt saat menggunakan gambar sebagai tautan

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan gambar sebagai tautan, mengisi teks alt akan membantu Google memahami selengkapnya tentang laman yang Anda tautkan. Bayangkan Anda menulis teks tautan untuk tautan teks.

Hindari:

  • menulis teks alt yang terlalu panjang yang dapat dianggap spam
  • hanya gunakan tautan gambar untuk navigasi situs Anda

Berikan file Petasitus Gambar

File Petasitus Gambar dapat memberikan lebih banyak informasi kepada Googlebot tentang gambar yang ditemukan di situs Anda. Strukturnya mirip dengan file Petasitus XML untuk laman web Anda.

 

8. Menggunakan tag heading sewajarnya

Bayangkan Anda sedang menulis ikhtisar

Seperti menulis ikhtisar untuk makalah besar, masukkan beberapa ide ke dalam poin-poin utamanya dan sub-poin konten di laman yang akan menjadi tempatnya, lalu tentukan di mana harus menggunakan tag heading dengan semestinya.

Hindari:

  • menempatkan teks pada tag heading yang tidak akan berguna dalam menentukan struktur laman
  • menggunakan tag heading padahal tag lain seperti dan mungkin lebih tepat
  • berganti-ganti ukuran tag heading secara tidak beraturan

Gunakan heading seperlunya di seluruh laman

Gunakan tag heading di tempat yang masuk akal. Terlalu banyak tag heading pada sebuah laman dapat membuat pengguna kesulitan untuk memindai konten dan menentukan akhir dari satu topik dan awal dari topik lainnya.

Hindari:

  • menggunakan tag heading secara berlebihan di sepanjang laman
  • memasukkan seluruh teks laman ke tag heading
  • menggunakan tag heading hanya untuk gaya dan tidak mewakili struktur

 

9. Penggunaan robots.txt dengan efektif

Gunakan metode yang lebih aman untuk konten yang sensitif

Jangan merasa aman begitu saja saat menggunakan robots.txt untuk mencekal materi yang sensitif atau rahasia. Salah satu alasan adalah mesin pencari masih dapat memberi referensi URL yang Anda blokir (hanya menunjukkan URL, tidak ada judul atau snippet) jika ternyata ada tautan ke URL itu di Internet (seperti catatan perujuk). Tidak hanya itu, mesin telusur yang tidak patuh atau sembarangan yang tidak mengakui Robots Exclusion Standard dapat mengabaikan instruksi dari robots.txt Anda. Terakhir, pengguna yang ingin tahu dapat memeriksa direktori atau subdirektori pada robots.txt Anda dan menebak URL dari konten yang Anda tidak ingin perlihatkan. Mengenksipsi konten atau melindunginya dengan kata sandi dengan .htaccess merupakan alternatif yang lebih aman.

Hindari:

  • memungkinkan laman mirip hasil penelusuran untuk dirayapi – pengguna tidak suka meninggalkan satu laman hasil penelusuran dan membuka laman hasil penelusuran lain yang tidak menambahkan nilai yang signifikan bagi mereka
  • membiarkan terbentuknya URL sebagai hasil dari layanan proxy untuk dirayapi

 

10. Hati-hati dengan penggunaan tautan rel=”nofollow”

Lawan spam komentar dengan “nofollow”

Menyetel nilai atribut “rel” dari tautan menjadi “nofollow” akan memberi tahu Google bahwa tautan tertentu pada situs Anda sebaiknya tidak diikuti atau membagikan reputasi laman Anda ke laman yang ditautkan. Menjadikan tautan nofollow adalah menambahkan rel=”nofollow” di dalam tag jangkar tautan.

Kapan hal ini berguna? Jika situs Anda memiliki blog dengan akses komentar publik aktif, tautan pada komentar itu dapat membagi reputasi Anda kepada laman yang mungkin tidak akan nyaman bagi Anda untuk memberi jaminan. Area komentar blog pada laman sangat mudah terkena spam komentar. Menjadikan tautan nofollow yang ditambahkan pengguna memastikan Anda tidak memberikan reputasi laman yang didapat dengan susah payah kepada situs spam.

Menambahkan “nofollow” secara otomatis ke kolom komentar dan papan pesan

Banyak paket perangkat lunak blog secara otomatis menandai nofollow pada komentar pengguna, tapi bagi yang tidak, masih dapat melakukan edit manual untuk nofollow. Saran ini juga berlaku untuk area lain pada situs Anda yang mungkin melibatkan konten yang dihasilkan pengguna, seperti buku tamu, forum, papan-komentar, daftar perujuk, dll. Jika Anda bersedia menjamin untuk tautan yang ditambahkan oleh pihak ketiga (misal: jika pemberi komentar dipercaya di situs Anda), maka tidak perlu menggunakan nofollow pada tautan, namun, menautkan pada situs yang dianggap Google sebagai spam dapat memengaruhi reputasi situs Anda sendiri. Pusat Bantuan Webmaster memiliki lebih banyak kiat tentang menghindari spam komentar, seperti menggunakan CAPTCHA dan mengaktifkan moderasi komentar.

Jika Anda dan pengguna situs Anda menautkan ke situs yang tidak Anda percaya dan/atau tidak ingin membagi reputasi situs, gunakan nofollow.

Tentang menggunakan “nofollow” untuk setiap konten, keseluruhan laman, dsb.

Kegunaan lain dari nofollow adalah saat Anda menulis konten dan ingin mereferensikan situs web, tapi tidak ingin memberikan reputasi kepadanya. Sebagai contoh, bayangkan Anda tengah menulis blog dengan topik spam komentar dan Anda ingin menyebutkan sebuah situs yang baru-baru ini memberi spam komentar di blog Anda. Anda ingin memperingatkan yang lain tentang situs itu, jadi Anda menambah tautan situs itu pada konten; namun, Anda tidak ingin membagi reputasi dari tautan itu kepada situs. Ini merupakan saat yang tepat untuk menggunakan nofollow.

Terakhir, jika Anda tertarik untuk mengaktifkan nofollow pada seluruh tautan pada sebuah laman, Anda dapat gunakan “nofollow” pada meta tag robot, yang diletakkan di dalam tag dari HTML laman itu.

 

11. Beri tahu Google tentang situs seluler

Konfigurasikan situs seluler agar dapat terindeks dengan tepat

Tampaknya seluler semakin mendunia, dengan begitu banyak orang menggunakan telepon seluler setiap hari, dan basis pengguna yang besar menelusuri di laman penelusuran seluler Google. Akan tetapi, sebagai webmaster, menjalankan situs seluler dan menarik pemirsa penelusuran seluler tidaklah mudah. Situs seluler tidak hanya menggunakan format yang berbeda dari situs desktop normal, namun metode pengelolaan dan keahlian yang diperlukan juga berbeda. Akibatnya, muncul beragam tantangan baru. Meskipun banyak situs seluler dirancang dengan perhatian pada penayangan seluler, situs tersebut tidak dirancang untuk ramah penelusuran.

Berikut kiat pemecahan masalah untuk membantu memastikan bahwa situs Anda dirayapi dan diindeks dengan semestinya:

A. Verifikasikan bahwa situs seluler Anda terindeks oleh Google

Jika situs web Anda tidak muncul dalam hasil penelusuran seluler Google meskipun menggunakan site: operator, mungkin situs Anda mengalami salah satu atau kedua masalah berikut:

  • Googlebot mungkin tidak dapat menemukan situs Anda : Googlebot harus merayapi situs Anda sebelum situs dapat dicantumkan dalam indeks penelusuran kami. Jika situs baru saja Anda buat, kami mungkin belum mengetahuinya. Jika itu masalahnya, buat Petasitus Seluler dan kirimkan ke Google untuk memberi tahu tentang keberadaan situs kepada kami. Petasitus Seluler dapat dikirimkan menggunakan Alat Webmaster Google, sama seperti Petasitus standar.
  • Googlebot mungkin tidak dapat mengakses situs Anda : Beberapa situs seluler menolak akses dari apa pun kecuali telepon seluler, yang membuat Googlebot tidak mungkin mengakses situs tersebut, dan karenanya, membuat situs tidak dapat ditelusuri. Perayap kami untuk situs seluler adalah “Googlebot-Mobile”. Jika Anda ingin situs Anda dirayapi, izinkan User-agent apa pun, termasuk “Googlebot-Mobile”, mengakses situs Anda. Anda seharusnya juga menyadari bahwa Google dapat mengubah informasi User-agent miliknya kapan pun tanpa pemberitahuan, sehingga Anda sebaiknya tidak memeriksa apakah User-agent benar-benar cocok dengan “Googlebot-Mobile” (User-agent yang sekarang). Alih-alih, periksa apakah bagian kepala User-agent berisi string “GooglebotMobile”. Anda juga dapat menggunakan Pencarian DNS untuk memverifikasi Googlebot.

B. Verifikasi bahwa Google dapat mengenali URL seluler Anda

Setelah Googlebot-Mobile merayapi URL Anda, kami kemudian akan memeriksa apakah tiap URL dapat dilihat di perangkat seluler. Laman yang kami putuskan sebagai tidak dapat dilihat di telepon seluler tidak akan dimasukkan dalam indeks situs seluler kami (meskipun laman tersebut mungkin dimasukkan dalam indeks web reguler). Penentuan ini didasarkan pada beragam faktor, salah satunya adalah deklarasi “DTD (Definisi Tipe Dokumen)”. Periksa apakah deklarasi DTD URL ramah seluler Anda adalah format seluler yang sesuai, misalnya XHTML Mobile atau Compact HTML. Jika formatnya kompatibel, laman tersebut memenuhi syarat untuk indeks penelusuran seluler.

 

12. Pandu pengguna seluler dengan akurat

Jalankan versi desktop dan seluler disitus Anda

Salah satu masalah paling umum bagi webmaster yang menjalankan versi seluler maupun desktop dari suatu situs adalah bahwa versi seluler situs tersebut muncul untuk pengguna di komputer desktop, atau versi desktop situs tersebut muncul saat seseorang mengaksesnya dari perangkat seluler. Dalam menangani skenario ini, berikut dua opsi yang memungkinkan:

A. Alihkan pengguna seluler ke versi yang benar

Saat pengguna seluler atau perayap (misalnya Googlebot-Mobile) mengakses versidesktop dari suatu URL , Anda dapat mengalihkannya ke versi seluler dari laman yang sama. Google memperhatikan hubungan antara kedua versi URL dan menampilkan versi standar untuk penelusuran dari desktop dan versi seluler untuk penelusuran seluler.

Jika Anda mengalihkan pengguna, pastikan bahwa konten di URL seluler/desktop yang sesuai sudah sama. Misalnya, jika Anda menjalankan situs berbelanja dan ada akses dari telepon seluler ke URL versi desktop, pastikan bahwa pengguna dialihkan ke versi seluler dari laman untuk produk yang sama, dan tidak ke beranda situs versi seluler. Kami sering menemukan situs yang menggunakan jenis pengalihan ini dalam upaya untuk meningkatkan peringkat penelusuran mereka, namun praktik ini hanya berakibat pada pengalaman negatif pengguna, sehingga harus benar-benar dihindari.

Akan tetapi, jika ada akses ke URL versi seluler dari browser desktop atau oleh perayap web kami, Googlebot, mengalihkannya ke versi desktop tidaklah diperlukan. Misalnya, Google tidak mengalihkan pengguna desktop secara otomatis dari situs seluler ke situs desktopnya; melainkan menyertakan tautan di laman versi seluler ke versi desktop. Tautan ini akan berguna terutama saat situs seluler tidak memberikan fungsi versi desktop secara lengkap—pengguna dapat bernavigasi ke versi desktop dengan mudah jika mereka mau.

B. Alihkan konten berdasarkan User-agent

Beberapa situs memiliki URL yang sama untuk desktop dan konten seluler, namun mengubah formatnya menurut User-agent. Dengan kata lain, baik pengguna seluler maupun pengguna desktop mengakses URL yang sama (misal: tanpa pengalihan), namun konten/format sedikit berubah berdasarkan User-agent. Dalam kasus ini, URL yang sama akan muncul untuk penelusuran seluler maupun penelusuran desktop, dan pengguna desktop dapat melihat versi desktop dari konten, sementara pengguna seluler dapat melihat versi seluler dari konten.

Akan tetapi, perhatikan bahwa jika Anda gagal mengonfigurasi situs dengan benar, situs Anda dapat dianggap sebagai penyelubungan, yang dapat berakibat pada hilangnya situs Anda dari hasil penelusuran . Penyelubungan merujuk pada upaya untuk meningkatkan peringkat hasil penelusuran dengan menyediakan konten berbeda ke Googlebot dibandingkan dengan ke pengguna biasa. Hal ini menyebabkan masalah, misalnya hasil yang kurang relevan (laman muncul di hasil penelusuran meskipun kontennya sebenarnya tidak terkait dengan apa yang dilihat/diinginkan pengguna), jadi kami menangani penyelubungan dengan sangat serius.

Jadi apa artinya “laman yang dilihat pengguna” jika Anda memberikan kedua versi dengan URL? Seperti disebutkan dalam pos sebelumnya, Google menggunakan “Googlebot” untuk penelusuran web dan “Googlebot-Mobile” untuk penelusuran seluler. Agar tetap mengikuti pedoman kami, seharusnya Anda memberikan konten yang sama untuk Googlebot seperti yang akan dilihat pengguna desktop biasa, dan konten yang sama untuk Googlebot-Mobile seperti yang akan dilihat di browser pada perangkat seluler biasa. Tidak masalah jika konten untuk Googlebot berbeda dari konten untuk Googlebot-Mobile.

Satu contoh tentang bagaimana Anda dapat terdeteksi sebagai penyelubungan secara tidak sengaja jika situs Anda memunculkan pesan seperti “Harap akses dari telepon seluler” ke browser desktop, namun kemudian memunculkan versi seluler penuh ke kedua perayap (sehingga Googlebot menerima versi seluler). Dalam kasus ini, laman yang dilihat pengguna penelusuran web (misal: “Harap akses dari telepon seluler”) berbeda dari laman yang dirayapi Googlebot (misal: “Selamat datang di situs saya”). Sekali lagi, kami mendeteksi penyelubungan karena kami ingin memberikan konten relevan yang sama yang dirayapi Googlebot atau Googlebot-Mobile kepada pengguna.

 

13. Promosikan situs web Anda dengan cara yang benar

Mengenal situs media sosial

Situs yang dibuat dengan memperhatikan tentang berbagi dan interaksi pengguna mempermudah untuk mencocokkan grup orang yang berminat dengan konten yang relevan.

Hindari:

  • berusaha mempromosikan setiap konten baru dan bagian kecil konten yang Anda buat; coba buat item yang besar dan menarik
  • melibatkan situs Anda dalam skema yang mempromosikan konten Anda secara palsu ke puncak layanan tersebut

Dapatkan topik tersebut di komunitas yang terkait dengan situs Anda

Kemungkinannya ada sejumlah situs yang mencakup area topik yang serupa dengan situs Anda. Memulai komunikasi dengan situs-situs ini biasanya bermanfaat. Topik hangat di tempat khusus atau komunitas Anda bisa memunculkan ide tambahan untuk konten atau membangun sumber daya komunitas yang baik.

Hindari:

  • melakukan spamming permintaan tautan ke semua situs terkait area topik Anda
  • membeli tautan dari situs lain dengan tujuan lebih mendapatkan PageRank daripada lalu lintas

 

14. Manfaatkan alat webmaster gratis

Jadikan perayapan Googlebot lebih mulus dengan menggunakan Alat Webmaster

Penggunaan Alat Webmaster tidak akan membantu situs mendapatkan perlakuan istimewa; tapi, bisa membantu mengenali masalah yang, jika diatasi, bisa membantu situs berkinerja lebih baik dalam hasil penelusuran. Dengan layanan tersebut, webmaster bisa:

  • melihat bagian mana dari situs yang menyebabkan Googlebot kesulitan merayapi
  • memberitahukan kami tentang file Petasitus XML
  • menganalisis dan menghasilkan file robots.txt
  • menghapus URL yang sudah dirayapi Googlebot
  • menentukan domain pilihan Anda
  • mengenali masalah dengan meta tag judul dan deskripsi
  • memahami penelusuran teratas yang digunakan untuk menjangkau situs
  • melihat sekilas bagaimana Googlebot melihat laman
  • menghapus tautan situs yang tidak diinginkan yang mungkin digunakan Google sebagai hasil
  • menerima pemberitahuan pelanggaran pedoman kualitas dan meminta pertimbangan ulang situs

Analisis tingkat tinggi mungkin dilakukan melalui Google Analytics dan Pengoptimal Situs Web

Jika sudah meningkatkan perayapan dan pengindeksan situs dengan Alat Webmaster Google atau layanan lain, mungkin Anda ingin mengetahui lalu lintas yang datang ke situs. Program analisis web seperti Google Analytics, yang merupakan sumber wawasan bernilai untuk ini. Anda juga dapat menggunakan program ini untuk:

  • mengamati bagaimana para pengguna menjangkau dan bertindak di situs
  • menemukan konten paling dikenal di situs
  • mengukur pengaruh pengoptimalan yang Anda buat ke situs Anda – misal: apakah mengubah judul dan meta tag deskripsi meningkatkan lalu lintas dari mesin telusur?

 

Selesailah sedikit penjabaran mengenai pengoptimalan situs Anda pada mesing pencarian google. Jika masih merasa ragu, dapat membuat diskusi tentang artikel ini pada kolom komentar dibawah. Sebagai catatan, tulisan ini diambil langsung dari Pedoman Pengoptimalan SEO langsung dari Google Dokumen. Semoga hal ini dapat sedikit membantu.

Jika Anda tertarik, dapat juga pesan Layanan Optimisasi SEO Berkualitas kami disini.

 

Source : Google Dokumen

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Chat via Whatsapp
%d blogger menyukai ini: