Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

Name Server, yang biasanya disebut dengan nameserver, adalah jenis server khusus yang menyimpan semua catatan DNS dari nama domain Anda. Tugasnya adalah memberikan informasi DNS Anda kepada siapa pun yang memintanya.

Name Server biasanya dikelola oleh pencatat nama domain (registrar domain) atau penyedia layanan hosting.

Setiap nameserver memiliki alamatnya sendiri, dan dapat menyimpan catatan dari banyak situs web. Misalnya sebagai contoh, jika situs web Anda dihosting di Bluehost maka name server yang digunakan untuk mengelola catatan DNS Anda akan berada di server dengan alamat penyedia hostingnya, seperti contoh berikut:

  • Name Server 1: ns1.bluehost.com
  • Name Server 2: ns2.bluehost.com
  • Name Server 3: ns3.bluehost.com
  • Name Server 4: ns4.bluehost.com

Setiap nama domain harus memiliki setidaknya dua name server. Name Server pertama adalah server utama. Jika name server utama tidak merespons, name server sekunder akan digunakan untuk membackup name server utama.

Beberapa penyedia hosting WordPress juga mengizinkan pengguna untuk mendapatkan server nama pribadi mereka sendiri. Misalnya, dengan menggunakan nama server nama pribadi website anda sendiri, seperti contoh berikut:

  • Name Server 1: ns1.namawebsiteanda.com
  • Name Server 2: ns2.namawebsiteanda.com
  • Name Server 3: ns3.namawebsiteanda.com
  • Name Server 4: ns4.namawebsiteanda.com

Selanjutnya, Bagaimana Mengganti Name Server?

Hal terbaik tentang sistem DNS adalah memungkinkan pemilik situs web untuk memindahkan situs web mereka tanpa mengubah nama domain mereka.

Pendaftar domain terbaik biasanya memberi pemilik domain alat yang mudah untuk mengelola server nama mereka.

Idealnya, akan lebih baik jika Anda mendaftarkan domain Anda dengan penyedia hosting Anda. Menggunakan penyedia hosting Anda sendiri menghilangkan transfer nama domain atau mengubah server nama.

Jika nama domain Anda terdaftar di satu penyedia dan situs web Anda dihosting di tempat lain, maka Anda cukup mengubah server nama DNS dan menunjuk ke host web Anda.

Baca Juga:  Pentingnya Proteksi Privasi WHOIS Untuk Domain

Misalnya sebagai contoh, jika nama domain Anda terdaftar di Domain.com dan situs web Anda dihosting oleh salah satu perusahaan hosting web WordPress yang populer, Anda dapat dengan mudah mengubah server nama Anda.

Beberapa penyedia hosting WordPress mungkin menawarkan cPanel untuk mengelola akun hosting Anda. Kami akan menggunakan Domain.com untuk menunjukkan cara mengedit data DNS:

  • Pertama, masuk ke Domain.com lalu klik Kelola.

Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

  • Selanjutnya, pilih DNS dan Nameserver di menu sebelah kiri.

Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

  • Kemudian, pilih nama domain dan klik pada 3 titik di sisi kanan layar.

Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

  • Sekarang, edit server nama Anda dengan mengklik Edit.

Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

  • Lalu, masukkan server nama Anda di bidang yang tersedia.

Apa Itu Name Server dan Bagaimana Cara Menggantinya?

  • Terakhir, klik Kirim perubahan, dan selesai.

Jika Anda tidak meregistrasikan domain anda di Domain.com seperti contoh diatas, Maka Anda dapat coba mengubah name server di akun hosting atau akun registrar domain Anda.

Namun jika Anda juga tidak dapat menemukan cara untuk mengubahnya, silakan untuk menghubungi layanan bantuan di hosting atau registrar kesayangan anda.

Atau Anda juga dapat menghubungi tim AltDesain untuk melakukan perawatan website dan menyelesaikan permasalahan tersebut.

Berbagi artikel ini:
Penulis Artikel

Author url : go to url

×

Anda dapat berkomunikasi langsung melalui WhatsApp Chat dengan asisten chat kami.

× Live Chat