Ada Isu LGBT, Kemarin Wesbsite Universitas Andalas Tidak Bisa Diakses

website-universitas-andalas

Satu hari setelah diramaikan dengan isu syarat masuk kampus harus bebas Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), situs kampus Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat kini kembali normal, Minggu (30/4). Kemarin, Sabtu (29/4) saat isu ini menjadi viral, website Unand www.unand.ac.id tak bisa diakses alias eror.

Baca Juga : Turki Memblokir Situs Wikipedia Karena Alasan Yang Belum Jelas

Namun hingga hari ini, pihak rektorat belum memberikan klarifikasi apapun terkain hal ini. Rektor Unand Tafdil Husni belum bersedia memberikan pernyataan. Saat dihubungi melalui ponsel atau pesan singkat sang rektor belum menanggapi hal ini.

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menegaskan setiap orang siapa saja berhak memeroleh hak yang sama dalam pendidikan. Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Ali Ghufron Mukti mencontohkan sejumlah syarat yang seharusnya menjadi wajib masuk kampus bagi calon mahasiswa baru.

“Misalnya syarat keterangan bebas narkoba dari tenaga media. Surat keterangan berkelakuan baik dari orang tua atau sekolah, atau catatan belum pernah berhadapan dengan hukum misalnya,” kata Ghufron.

Kemarin, laman website Unand tak bisa diakses alias eror. Laman website hanya blank putih bertuliskan “Error Displaying the Error Page”, dan lainnya.

Kampus Unand mendadak heboh karena mewajibkan syarat mengisi formulir bagi mahasiswa baru dan bebas LGBT. Semula, pada website Universitas Andalas, terdapat pengumuman berjudul “Hasil Seleksi dan Mekanisme Pendaftaran Ulang Calon Mahasiswa yang Lulus SNMPTN 2017”.

Pada syarat keempat mewajibkan mahasiswa untuk mengisi syarat bahwa bukan dalam kelompok LGBT. Namun belakangan setelah menjadi polemik, syarat itu kini dihapus.

 

Original Article : jawapos[dot]com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Chat via Whatsapp
%d blogger menyukai ini: